Senin, 19 Mei 2014

BAHASA NEGERIKU YANG TERLUPAKAN

BAHASA NEGERIKU YANG TERLUPAKAN
Pergeseran bahasa di kalangan anak muda yang semakin pesat. Terutama di negeri kita Indonesia. Salah satu penyebab bergesernya bahasa Indonesia adalah akibat persaingan dengan bahasa gaul. Bahasa gaul yang sering digunakan kalangan anak muda ini semakin berkembang seiring dengan kemajuan zaman. Mereka bangga dengan bahasa gaulnya, bahkan mereka gunakan dalam kehidupan sehari-hari.
Pergeseran bahasa ini dapat terjadi bukan hanya berupa pengembangan dan perluasan, melainkan berupa kemunduran sejalan dengan perubahan yang dialami masyarakat terutama kalangan anak muda. Berbagai alasan banyak orang meninggalkan bahasanya, atau tidak lagi menggunakannya. Dalam perkembangan modern saat ini, kalangan anak muda Indonesia cenderung lebih senang untuk menggunakan bahasa asing atau bahasa gaul. Bagi mereka bahasa gaul ini dianggap lebih bergengsi karena merupakan campuran antara bahasa masyarakat Ibu kota dengan bahasa asing, sehingga masyarakat khususnya remaja ingin dianggap memiliki gengsi yang lebih tinggi dengan menggunakan bahasa gaul.
Sekarang yang menjadi pertanyaan akan dibawa kemana bahasa Indonesia tercinta ini? Apakah kita akan terus terlarut ikut-ikutan dengan bahasa asing dan bahasa gaul yang kian meruntuhkan mutu bahasa Indonesia itu sendiri? Jawabannya ada pada kita sebagai bangsa yang mencintai bangsanya dan bahasanya. Disatu sisi memang bahasa itu adalah hak dari penuturnya. Terserah penutur ingin menggunakan bahasa apa. Akan tetapi bahasa itu seperti layaknya manusia, bahasa bisa hidup dan bisa juga mati. Apakah kita akan membiarkan bahasa Indonesia itu mati. Mungkin memang kehawatiran itu masih jauh. Saya yakin bahasa Indonesia akan terus hidup dengan catatan kita terus menyaring serangan dari bahasa asing dan bahasa gaul.
Demikianlah anak muda sekarang yang tidak menghargai lagi negerinya. Tanpa mereka sadari mereka melupakan bahasa negerinya sendiri. Pergeseran bahasa ini bukan hanya terjadi di kota, bahkan sampai di pelosok perdesaan. Hal ini memberikan dampak terhadap pertumbuhan bahasa Indonesia sebagai jati diri bangsa. Lama kelamaan bahasa Indonesia akan terlupakan. Maka sehubungan dengan semakin maraknya penggunaan bahasa gaul, perlu adanya tindakan dari semua pihak yang peduli terhadap bahasa Indonesia karena merupakan bahasa persatuan, dan bahasa pengantar dalam dunia pendidikan, juga menjadi suatu kebanggaan kita di kalangan masyarakat dunia.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar